Berdirinya Pemuda Cinta Sholawat Berawal dari Komunitas Geng

Launcing pemuda cinta sholawat (PCS) di lapangan Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, dihadiri Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Sabtu (7/11/2020) malam. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Keinginan kuat pemuda pemudi di Kecamatan Robatal menciptakan sebuah komunitas sebagai wadah yang positif akhirnya tercapai. Umumnya pemuda hanya menghabiskan waktu dengan kegiatan nongkrong bahkan sering kali melenceng dari tujuan awal.

Demi merubah perilaku negatif itu kini mereka membentuk komunitas bernama Pemuda Cinta Sholawat (PCS) Syubbanul Musthofa. Komunitas ini baru saja dilaunching dengan kegiatan bersholawat bersama.

Majelis Syubbanul Musthofa digelar di lapangan Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Sabtu (7/11/2020) malam. Ribuan warga turut antusias mengikuti sholawat bersama.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Habib Alwi bin Abu Bakar Al Muhdor, tokoh ulama Robatal, Forkopimcam, Kepala Desa di Robatal, tokoh pemuda dan masyarakat lainnya.

Pembina PCS Syubbanul Musthofa KH Solehuddin mengatakan, berdirinya majelis tersebut didirikan oleh gabungan geng anak muda di Kecamatan Robatal. Tujuannya untuk mempersatukan pemuda Robatal dalam kegiatan positif.

“PCS didirikan dari wadah komunitas anak geng, agar lebih bermanfaat terbentuklah pemuda bersholawat,” ucap Solehuddin.

Menurut dia, dibentuknya majelis PCS Syubbanul Mustofa murni bersifat Independen dan bukan berlatar belakang politik atau ormas apapun.

“Majelis ini murni berdasarkan inisiatif para pemuda,” tuturnya.

Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengapresiasi terbentuknya pemuda bersholawat. Hal ini merupakan kegiatan positif untuk kalangan pemuda pemudi.

“Sangat bernilai positif agar pemuda terhindar dari hal-hal yang kurang bermanfaat, sebagai kepala daerah sangat mengapresiasi,” ujar Slamet Junaidi dalam sambutannya dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PCS.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.