Siswa di Pamekasan Tewas Kesetrum di Sekolahnya

Korban saat berada di Puskesmas Larangan.

Pamekasan, (Media Madura) – Salah satu siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Larangan Luar 3, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meninggal dunia akibat kena setrum atau tersengat aliran listrik di belakang sekolahnya.

Kapolsek Larangan, Iptu Tamzil Efendi mengatakan, siswa tersebut berinisial FA, tersengat listrik saat main bola di lapangan belakang sekolahnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat bocah itu mengambil bola yang keluar lapangan hingga turun tebing.

“FA bermain bola di sekitar sekolah. Bola terlempar ke bawah tebing kemudian korban mengambil bola ke semak-semak dan di situ ada aliran listrik pompa air milik warga,” katanya, Rabu (4/11/2020).

Menurut Tamzil, korban saat turun tebing langsung terlilit kabel, sehingga peristiwa itu tidak bisa dihindarkan. Rekan yang ada di sekitarnya tidak bisa berbuat banyak hanya berteriak minta tolong ke para gurunya.

“Korban sempat dilakukan pertolongan dengan dibawa ke puskesmas, tapi akhirnya tak tertolong dan meninggal dunia,” tambahnya.

Mantan Kanit Lakalantas, Polres Pamekasan itu mengimbau, saat musim penghujan seperti sekarang, warga yang menggunakan aliran listrik ke sumber air agar memeriksa kondisi kelayakan kabel, terutama kabel yang ada di lahan–lahan warga.

“Saat ini musim hujan sehingga kemungkinan tersengat listrik bisa terjadi makanya warga agar mengeceknya,” tutur Tamzil.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerimanya, dan korban dikebumikan di pemakaman umum setempat.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.