Bupati Pamekasan: Waspadai Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

Pamekasan, (Media Madura) – Penularan Covid-19 dari klaster keluarga kini menjadi perhatian ekstra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Di Indonesia, klaster keluarga menjadi penyumbang tertinggi jumlah kasus Covid-19.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meminta warganya untuk mewaspadai penularan Covid-19 melalui klaster keluarga. Caranya, menjaga kesehatan diri dan kebersihan lingkungan di sekitar rumahnya masing-masing.

“Tidak boleh stres, tetap tenang, dan tetap bahagia. Supaya imun kita terjaga dengan baik,” kata mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

Selain itu, Ra Baddrut sapaan akrabnya, tidak pernah berhenti untuk selalu mengajak dan mengingatkan warganya tentang pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi. Menurutnya, untuk memutus penyebaran klaster keluarga, terapkan protokol kesehatan baik di dalam maupun di luar rumah.

“Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang baik, mudah-mudahan seluruh warga Pamekasan dibebaskan dari wabah Covid-19 ini,” tutup mantan aktivis PMII ini.

Hingga Rabu (28/10/2020) kemarin, jumlah kasus positif Covid-19 di Pamekasan menyentuh angka 362. Rinciannya, 317 pasien sembuh, 13 orang isolasi, dan 32 pasien meninggal dunia.

Reporter: Atik
Editor: Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.