Tunggu Zona Hijau, Sekolah di Pamekasan akan Masuk Secara Normal

Pamekasan, (Media Madura) – Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan saat ini masih memberlakukan proses belajar mengajar dengan sistem sif. Siswa masuk secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak sejolah. Kondisi tersebut akan berubah dan kembali secara normal apabila Pamekasan sudah masuk zona hijau penyebaran covid-19.

Kadisdik Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan, sistem sif yang diterapkan saat ini sudah berdasarkan ketentuan dari kemendikbud, dengan kentuan sekolah memenuhi beberapa instrumen sesuai dengan protokol covid.

“Seperti sekolah menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, kemudian sekolah harus mengatur jarak tempat duduknya, sekolah menyediakan masker, sekolah harus disemprot disinfektan secara rutin dan berkala, kemudian ada alur masuk siswa dan keluarnya siswa,” katanya kepada media ini.

Ketentuan lainnya, kata dia, sistem sif ini adalah pembagian waktu siswa masuk ke sekolah dan ada jeda sekitar satu jam agar siswa di jam pertama dan kedua tidak berbenturan.

Zaini juga menyebutkan ketentuan lainnya, di mana dalam pembelajarannya tidak ada jam isterahat, tidak ada kantin sekolah, tidak ada olahraga dan tidak ada kegiatan ekstra kurikuler.

Landasan lainnya dalam penyelenggaraan tatap muka tersebut yakni izin dari ketua gugus tugas covid-19 kabupaten, dalam hal ini Bupati Pamekasan.

“Kemudia persetujuan dari komite sekolah di masing-masing sekolah, dan ada persetujuan dari orang tua siswa,” katanya.

Zaini juga menegaskan, untuk menormalkan kembali sistem pembelajaran pihaknya masih menunggu situasi Kabupaten Pamekasan masuk zona hijau.

Diuraikan, jumlah sekolah dasar di bawah Disdik Pamekasan sebanyak 471, negeri sebanyak 412 dan swasta sebanyak 59. Sementara untuk guru juga dibagi dua, yakni ASN sebanyak 2868 dan non ASN 3131. Total jumlah guru di Kabupaten Pamekasan sebanyak 5.999. “Jumlah siswa yang kita beri layanan untuk SD 57.505,” katanya.

Untuk SMP negeri jumlahnya 34, sementara swasta sebanyak 149. Total seluruh SMP baik negeri dan swasta adalah 183. “Jumlah guru SMP yang ASN sebanyak 719 sementara non ASN sebanyak 1.747, total 20.566. Sementara jumlah siswanya sebanyak 20.902.

Untuk sekolah Paud di Kabupaten Pamekasan, Paud swasta sebanyak 989 dan sekolah Paud negeri hanya 1. Sementara jumlah siswanya sebanyak 60 ribu.

“Kalau Pamekasan sudah masuk zona hijau maka sekolah akan masuk secara normal. Tetapi protokol covid tetap. Kalau Pamekasan kembali masuk zona merah ya sekolah kita tutup lagi,” pungkasnya.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.