Santri Bermasker Ikuti Apel Akbar Hari Santri Nasional di Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar Apel besar Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di lapangan kenegaraan Pendopo Ronggosukowati, Rabu (22/10/2020) pagi.

Dalam kegiatan tersebut ada pemandangan tidak biasa, tidak seperti perayaan HPN sebelumnya, seluruh peserta yang merupakan santri dari perbagai pondok pesantren di wilayah itu, termasuk dari berbagai organisasi Islam mengenakan masker dan menjaga jarak.

Bahkan seluruh peserta yang hendak masuk ke lokasi apel akbar dilakukan pemeriksaan suhu tubuh serta mencuci tangan.

Petugas dari Satgas Covid-19 yang berjaga di pintu masuk Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, melakukan pemeriksaan peserta Apel Akbar satu-persatu sebelum diizinkan masuk.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam berbagai kesempatan mengatakan, dalam setiap acara yang digelar dan melibatkan banyak orang, baik yang digelar oleh masyarakat, swasta maupun instansi pemerintah harus menerapkan protokol covid-19.

“Protokol covid harus diterapkan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan,” katanya.

Ketatnya penerapan protokol Covid-19 di Kabupaten Pamekasan serta banyaknya program yang dijalankan oleh pemerintah setempat, serta kesadaran masyarakat akan bahaya virus ini, membuat Kabupaten Pamekasan sudah memasuki zona kuning.

Juru bicara Satgas Covid-19 Pamekasan Sigit Priyono mengatakan, saat ini total suspect di Kabupaten Pamekasan sebanyak 935 orang dengan rincian dalam pengawasan 24 orang, selesai 851 orang dan meninggal 60 orang.

Sementara positif covid-19 per tanggal 22 Oktober sebanyak 10 orang, total sebanyak 353 orang, dengan rincian pasien yang diisolasi sebanyak 10 orang, sembuh 311 orang dan meninggal 32 orang.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.