Pesona Pantai e Kasoghi Sumenep di Malam Hari

Sumenep, (Media Madura) – Menikmati suasana pantai tak melulu soal sunset dan sunrise saja. Pada malam hari pun pantai masih bisa menjadi tempat yang asyik untuk disinggahi.

Salah satu pantai yang menawarkankan keindahan di malam hari adalah Pantai e Kasoghi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meski kehadiran wisata yang berlokasi di Dusun Nong-Gunong, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi ini masih terbilang seumur jagung, destinasi ini cukup rekomended bagi penikmat wisata malam berlatar laut.

- Advertisement -

Nge-pantai di e Kasoghi sangat cocok bagi traveler yang ingin merasakan kemping di alam bebas bersama keluarga dan teman. Bisa tidur beralaskan pasir, bakar ikan dan sambil bernyanyi main gitar.

Pesona pantai e Kasoghi di malam hari lumayan membius setiap orang yang berada di sana. Semilir angin pantai yang dipadu dengan desiran pasir yang terkena ombak menjadi hal yang mengesankan.

Terlebih, e Kasoghi memiliki pantai yang bagus dengan dikelilingi pohon mangrove serta fasilitas ‘jogging track’ yang berhias lampu, yang menambah sensasi refreshing anda.

Di samping itu, para pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam di pinggir pantai sambil duduk tenang di gazebo beratap ilalang ditemani segelas kopi hangat atau minuman lain.

Pengelola e Kasoghi, Fadil Abu Aufa kepada media ini menuturkan, hampir tiap malam selalu saja ada wisatawan yang kemping. Walaupun saat ini objek tersebut masih tahap pengembangan.

“Tiap malam pasti ada yang kemping di sini. Pernah ada dari Kangean dan dari Sampang,” ungkap Fadel, panggilan akrabnya.

Tetapi perlu diketahui, di e Kasoghi dibagi dalam dua shift, siang dan malam. Shift siang dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 17.00 sore. Lalu, shift malam dari sore hingga pukul 20.00 malam (jika tidak bermalam).

“Mereka sebagian ada yang datang sebelum matahari terbenam. Jadi, asal sampai sini sebelum pukul 17.00 WIB, mereka kita perkenankan untuk bersantai sampai jam delapan malam,” imbuhnya.

Soal budget, Fadil menjelaskan, untuk siang hari tiket masuk hanya Rp 10 ribu, untuk yang ingin bermalam sebesar Rp 20 ribu per orang ditambah uang parkir.

“Mereka yang pulang malam mesti rela membayar upah tambahan untuk penjaga parkir sebesar Rp 5.000 untuk roda dua, Rp 10.000 untuk roda empat. Petugas biasanya minta nambah segitu kalau jaga sampai malam,” paparnya.

Namun Fadil mengingatkan, jika hendak bermalam atau camping di pantai e Kasoghi, sebaiknya calon pengunjung mengonfirmasi dulu ke pihak pengelola dua tau tiga hari sebelumnya.

“(kalau mau bermalam) hubungi kami dulu ya, kontaknya sudah banyak di media sosial, cari saja,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.