3 Ribu Penerima BPNT Sampang Dihapus

Beberapa KPM menerima bansos rastra berupa BPNT

Sampang, (Media Madura) – Dinas Sosial Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyatakan sebanyak 3.749 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhapus secara otomatis.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial M Nashrun mengatakan, penghapusan penerima bantuan sosial dikarenakan tidak adanya pembaruan data. Sehingga sinkronisasi data dengan Dukcapil pusat tidak terdeteksi.

“Data penerima BPNT dihapus ototamtis oleh pemerintah pusat, makanya penerima bantuan setiap bulan terus berkurang karena banyak data yang belum diperbaharui,” ucap Nashrun, Kamis (23/7/2020).

Data Dinsos menyebutkan, April 2020 sekitar 90 KPM terhapus. Disusul bulan Mei dan Juni sekitar 3.749 KPM.

Kata Nashrun, awal kesepakatan sinkronisasi data penerima bantuan dengan Dukcapil pusat terjadi pertengahan tahun 2019. Pembaruan data penerima bansos setiap 5 tahun sekali.

“Kalau sebelumnya belum disandingkan oleh Kemensos dengan Dukcapil, sekarang sudah sinkron jadi ketika tidak diperbaharui data itu tidak terdeteksi di SIKS-NG,” jelasnya.

“Kedepan kami akan terus perbaiki data-data KPM BPNT, kalau tidak diperbaharui diprediksi penghapusannya terus bertambah sehingga penerima semakin sedikit,” imbuh Nashrun.

Nashrun menuturkan, kuota penerima BPNT di Kabupaten Sampang sebanyak 130 ribu. Namun saat ini tersisa 104 ribu setelah 26 ribu terhapus.

Sementara Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fatoni membenarkan penghapusan 3 ribu KPM secara otomatis lantaran tidak ada pembaruan data. Kendati begitu, ia berharap Dinsos melakukan pembaruan data agar masyarakat tidak menjadi korban.

“Jika seperti ini kan korbannya masyarakat, maka itu harus diperbarui,” tandasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.