Kasus Dugaan Kongkalikong APE Fiktif Terus Bergulir

Sumenep, (Media Madura) – Kasus dugaan kongkalikong Alat Peraga Edukasi (APE) fiktif yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bergulir.

Bahkan, pelapor kasus tersebut, yakni LSM Sumenep Independen (SI) kembali mendatangi Kantor Korp Adhyaksa sebagai upaya tindak lanjut, Kamis (11/6/2020).

SI memberikan bukti tambahan atas dugaan kongkalikong pada APE yang didanai lewat Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut.

“Bukti dokumen tambahan kami serahkan lewat resepsionis, karena Kasi Intel Novan Bernadi sedang tidak ditempat,” kata Ketua LSM Sumenep Independen (SI), Sahrul Gunawan.

Sahrul mengaku pihaknya serius dalam mengawal laporan dugaan APE fiktif. Saat ini pihaknya datang untuk memberikan bukti tambahan dalam kasus ini.

“Kami membawa bukti tambahan untuk didalami oleh penyelidik, agar kasus ini benar-benar bisa terungkap,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Bukti tambahan itu, sambung dia, berupa dokumen terkait seperti bukti wawancara dan bukti kwitansi transfer dari sekumlah lembaga.

“Kami kan diminta untuk memberikan tambahan bukti, makanya kami datang lagi memenuhi permintaan tim penyelidik,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta tim penyelidik untuk mengusut tuntas kasus dimaksud. Sebab, pihaknya curiga ada kerugian negara dalam kasus tersebut.

“Semua pihak yang terlibat hendaknya dipanggil dan diperiksa. Intinya, kasus ini diminta diusut tuntas. Kami akan mengawal kasus ini,” pintanya.

Sementara Kasi Intel Kejari Sumenep, Novan Bernadi belum bisa diminta keterangan terkait masalah itu karena tidak sedang di kantor.

Untuk diketahui, kasus dugaan APE fiktif ini menggelinding ke Kejari Sumenep sejak beberapa bulan lalu. Pengadaan APE diduga tidak terealisasi, meski lembaga telah menstransfer uang dan Surat Pertanggungjawaban (SPj) dari sejumlah lembaga juga sudah selesai.

Reporter : Rosy

Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.