Pinjam Mobil Kepala Desa, Ini Kronologis Pencurian Aki Ekskavator di Buker

Pelaku pencuri aki alat berat di Desa Buker Kecamatan Jrengik diinterogasi petugas dalam ungkap kasus di Mapolres Sampang, Jumat (12/6/2020) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, membekuk Mustar bin Martuham. Pemuda berusia 27 tahun itu merupakan satu dari empat pelaku pencurian aki alat berat di Desa Buker, Kecamatan Jrengik.

Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (11/6/2020) dini hari pukul 01.00 WIB.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro melalui Wakapolres Kompol Moh Lutfi mengatakan, Mustar mencuri 4 buah aki alat berat dilokasi tambang batu milik Kepala Desa Buker Abdus Sodik.

“Pelaku ini nyuri aki bersama keempat temannya,” ujar Lutfi saat ungkap kasus di Mapolres Sampang, Jumat (12/6/2020).

Tertangkapnya Mustar warga Dusun Taroman, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, lantaran dipergoki warga yang awalnya dicurigai maling sapi.

Usut demi usut, Mustar bersama kawanannya ternyata spesialis pencuri aki mesin ekskavator di sejumlah lokasi tambang batu di Kabupaten Sampang.

Sayangnya, keempat rekan tersangka berhasil melarikan diri. Diantaranya, inisial SB, MN, BH, dan IH. Keempatnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Sampang.

Lutfi menuturkan, berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka Mustar, aksi pencurian diinisiasi oleh pelaku inisial SB. Saat itu, Mustar diajak SB untuk mencuri. Termasuk menyiapkan kendaraan operasional mobil Wuling Nopol M 1709 ND.

“Ironisnya lagi si pelaku SB ini pinjam mobil milik Kades Nyeloh, dan itu diketahui oleh Kadesnya SB bahwa mobilnya akan digunakan untuk nyuri aki,” jelasnya.

Kemudian para pelaku bergerak menuju Desa Buker. Selama perjalanan, tersangka Mustar sebagai sopir. Ia lantas menurunkan keempat kawannya yakni SB, MN, BH, IH, dilokasi perbukitan Desa Buker.

Ketika itu pula Mustar kembali ke rumahnya sembari menunggu panggilan dari pelaku SB. Selang 1 jam kemudian, tepat pukul 02.30 WIB, Mustar menjemput keempat pelaku ditempat semula karena dikabarkan mereka berhasil menggasak 4 buah aki.

“Tapi dilokasi jemputan para pelaku, mobil yang dikendarai tersangka Mustar dikepung oleh warga Desa Tanah Merah yang kebetulan bersebelahan dengan Desa Buker, rekannya berhasil lari meninggalkan barang buktinya dan Mustar tertangkap,” kata Lutfi.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 4 buah aki ekskavator, satu mobil Wuling warna merah yang digunakan tersangka, 1 drum stemplet/pelumas, dan kabel listrik.

Mustar kini dijerat pasal pemberatan 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Sedangkan untuk rekannya saat ini masih dalam proses pengejaran,” tandas Lutfi.


Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.