ODR Covid-19 di Sumenep Meningkat Tajam

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edy Rasiyadi

Sumenep, (Media Madura) – Jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meningkat tajam.

Data per Kamis (26/3/2020) pukul 07.00 WIB, dari 690 orang pada Senin (23/3/2020), kini mencapai 1.485 orang.

Tidak hanya ODR saja yang bertambah, Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah, dari 12 orang menjadi 20 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif corona nihil.

“Bertambahnya ODR Itu karena banyaknya warga yang ada di luar daerah seperti Jakarta pulang kampung,” terang Sekretatis Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edi Rasyadi.

Edi menyampaikan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 tersebut, Pemkab telah menyiapkan tim gabungan dari Dinkes, Polri, TNI dan pihak terkait untuk bersiaga selama 24 jam di terminal dan tempat lain.

“Warga yang datang dari luar langsung disemprot dengan cairan disinfekta. Utamanya warga yang baru datang dari zona merah seperti Jakarta,” tuturnya.

Di lain pihak, untuk mencegah meluasnya orang suspek corona, Pemkab juga meminta agar warga Sumenep yang ada di luar daerah untuk sementara waktu tidak pulang kampung atau mudik serta menunda pesta pernikahan.

“Kami tidak bisa menghalangi mereka pulang. Tapi kami hanya berharap. Kalau terpaksa harus pulang, ya tolong jaga kesehatan di jalan agar tidak membawa virus ke Sumenep,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.