Somad, verikator dari PT LIB saat melakukan verifikasi di SGMRP Pamekasan, Rabu (5/2/2020).

Media Madura – Verifikasi terhadap Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jawa Timur sudah dilakukan oleh Tim Verifikator PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Hasilnya, ada beberapa catatan yang direkomendasikan tim verifikator kepada pihak pengelola stadion. Utamanya, soal kondisi lapangan SGMRP.

Tim Verifikator PT LIB, Somad mengungkapkan, kondisi lapangan SGMRP Pamekasan tidak rata, setelah dilakukan verifikasi di berbagai titik.

“Secara umum kondisi (SGMRP) baik. Dari lapangan juga, kondisi rumput oke, hanya di bagian permukaan saya lihat agak sedikit bermasalah, khusus dipermukaan lapangan perlu dikaji lagi,” kata Somad, Rabu (5/2/2020) malam.

Somad khawatir, jika kerataan lapangan tidak segera dibenahi, pemain bisa cepat mengalami cedera, baik saat menggelar latihan apalagi dalam pertandingan resmi.

“Jangan sampai ada komplain ya, khususnya pelatih. Kick off kan masih tanggal 29 (Februari) masih ada waktu untuk coba koordinasi dengan pemilik stadion agar kerataan ini dimaksimalkan kembali,” tegasnya.

Sementara dari segi pencahayaan, Somad menilai tidak ada masalah, bahkan lampu yang dipasang di stadion yang berlokasi di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan itu di atas rata-rata.

“Terus dari lampu, setelah diukur dari 96 titik kondisinya di atas rata-rata, diregulasi kita 800 lux di sini di atas 800 lux. Jadi untuk kompetisi masih dalam kondisi aman,” tuturnya.

Madura United selain mengajukan SGMRP Pamekasan, juga mendaftarkan Stadion Gelora Bangkalan (SGB) sebagai home base mereka pada kompetisi Liga 1 2020.

“Untuk hasil lolos yang menentukan adalah PT Liga Indonesia. Saya hanya merekomendasikan apa yang sudah kita periksa hari ini,” pungkas Somad.

Reporter: Zainol
Editor: Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.