Pamekasan, (Media Madura) – Setelah sebelumnya aktivis mahasiswa IAIN Madura yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berunjuk rasa di depan kantor rektorat, kini pengurus Cabang PMII melaporkan kasus tersebut ke polisi. Senin (8/11/2019) sore.

Pengurus cabang PMII Pamekasan mendatangi Polres Pamekasan dan melaporkan kasus tersebut. Saat ini proses pemeriksaan saksi pelapor tengah berlangsung.

Ketua Cabang PMII Pamekasan Lian Fawahan mengatakan, penyobekan terhadap atribut PMII merupakan bentuk pelecehan terhadap organisasi yang kini sudah berusia 59 tahun ini.

“Kami berharap tidak ada lagi kasus pelecehan semacam ini terhadap organisasi kami. Dan pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya melalui jalur hukum,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum PMII Cabang Pamekasan Abd Warist mengatakan, saat ini proses pelaporan tengah berlangsung dan penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini terkait dengan perusakan spanduk milik Pengurus Rayon PMII Fakultas Syariah IAIN Madura yang dilakukan oleh Dosen filsafat bernama Eko Ari Widodo, pada, Jumat (15/11/2019).

Sebelumnya saat demo di kampus IAIN Madura, dosen filsafat tersebut telah meminta maaf atas perbuatannya tersebut.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.