Ilustrasi pilkades

Pamekasan, (Media Madura) – Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tetap menggelar pilkades serentak 2019, Rabu (11/9/2019) kemarin, meski pelaksanaannya ditunda pemerintah setempat.

Hasil dari Pilkades tersebut, Miskalam Bakri meraih suara terbanyak dan menjadi kepala desa Tlonto Ares pilihan rakyat.

Miskalam Bakri memperoleh 737 suara dari 765 dari surat suara yang tersalurkan. Anehnya, dalam Pilkades itu tanpa pengamanan dari aparat.

“Miskalam Bakri yang ditetapkan sebagai Kades terpilih Desa Tlonto Ares periode 2019-2025 oleh BPD dan panitia,” kata Ketua P2KD, Mohammad Santo, Kamis (12/9/2019).

Santo menjelaskan, calon lainnya yakni, nomor urut 2, Maskub memperoleh 4 suara. Nomor urut 3, Abdul Wasid memperoleh sebanyak 3 suara, dan nomor urut 4, Moh Rifa’i memperoleh 3 suara.

“Ada 17 suara yang dinyatakan tidak sah. Ini berarti warga di sini (Tlonto Ares.red) antusias ikut Pilkades serentak,” tambahnya.

Sementara Ketua Pilkades tingkat Kabupaten, Totok Hartono, belum bisa memberikan jawaban secara gamblang. Yang jelas, pelaksanaan Pilkades di desa itu ditunda ke tahun 2021 mendatang.

“Silahkan tanya ke panitianya, sah atau tidaknya, ilegal atau tidak, tanya ke panitianya, yang jelas di sana ditunda tahun 2021,” katanya.

Bahkan, meski terpilih, Miskalam Bakri terancam tidak akan dilantik menjadi kepala desa.

“Yang jelas yang jadi Kades tidak akan ikut pelantikan bersama 91 desa yang terpilih nantinya,” sambung Totok.

Penundaan pelaksanaan Pilkades itu tertuang dalam SK Bupati Pamekasan dengan nomor 188/448/432.013/2019. Dalam SK itu tertera tandatangan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Totok Hartono.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.