Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timut Akhmad Sjaifuddin

Pamekasan, (Media Madura) – Tahun 2019 ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur mencanangkan 2 program pariwisata, yakni Madura Exotic Carnival dan Ekowisata Mangrove.

Kepala Dinas Disparbud Pamekasan Ahmad Sjaifuddin mengatakan akan melakukan dua strategi tersebut agar ekowisata yang ada di Pamekasan bisa disukai oleh para wisatawan khususnya wisatawan dari luar daerah.

“Yang pertama adalah menata dan mengembangkan destinasi wisata yang sudah ada di Pamekasan. Adapun yang kedua adalah memperkaya even seni budaya”terangnya. Senin (22/4/2019) siang.

Menurutnya, nantinya ekowisata mangrove akan menjadi rangkaian integrasi wisata dengan pantai wisata Jumiang dan Talang Siring.

“Untuk yang Lembung itu akan menjadi konsep integrasi wisata. Jadi nanti akan dihubungkan Lembung-Jumiyang-Talang Siring. Nanti akan ada wisata perahu, bisa memakai speedboard, ada touring perahu dan sebagainya,”ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk Ekowisata Mangrov Lembung sekitar 500 juta. Ahmad juga mengklaim pada tahun 2018 pihaknya telah melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan Pemkab Pamekasan.

Swperti diketahui, target PAD yang di target kan tahun 2018 pada Disparbud sebesar Rp 20 Juta sementara pihaknya berhasil menyetorkan PAD sebesar Rp50 juta.

“Alhamdulillah untuk tahun kemarin kita berhasil melampaui target yang ditetapkan Pemkab Pamekasan. Untuk tahun ini Disparbud diharapkan mendapatkan PAD sebesar Rp 50 Juta,” pungkasnya.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.