Manajeman PT Indofood CBP Dodod Darmasasi memberikan cindera mata kepada Rektor Universitas Trunojoyo Madura Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M. Rabu (16/4/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Bangkalan, (Media Madura) – PT Indofood Sukses Makmur Tbk meluncurkan program Indofood Riset Nugraha (IRN) periode 2019-2020 dengan tema ‘Pengembangan Sistem Pangan Berkelanjutan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal untuk Peningkatan Kesehatan, Kecerdasan dan Prestasi Bangsa’ di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (16/4/2019).

Program IRN adalah pemberian dana bantuan riset kepada mahasiswa strata 1 (S1) yang tengah melakukan penelitian sebagai syarat untuk menyelesaikan pendidikannya. Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Divisi Corporate Communications Indofood, Stefanus Indrayana.

“Secara konsisten, Indofood terus berupaya menumbuhkan minat riset di kalangan generasi muda, kami menyakini bahwa riset adalah salah satu instrumen penting untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada dan menghasilkan inovasi yang berguna bagi kehidupan kita,” ungkapnya.

Indrayana menambahkan, sumber pangan yang dimiliki Indonesia sangat beragam baik nabati maupun hewani, darat maupun laut, memiliki kandungan gizi yang baik. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang semakin pesat, diharapkan mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akhirnya untuk menggali potensi pangan dan berkontribusi nyata.

Karenanya, program itu telah menjadi tanggungjawab sosial perusahaan atau CSR Indofood yang telah tercantum dalam pilar Building Human Capital.

Program IRN yang dilaksanakan selama ini sudah memperoleh penghargaan Asia Responsible Enterpreneurship Awards 2010 untuk kategori Investment in People dari Enterprise Asia. Lalu Anugerah Peduli Pendidikan 2011 dari Kementerian Pendidikan Nasional.

“Program ini terbuka bagi mahasiswa S1 yang temgah menyelesaika tugas akhirnya dari berbagai jurusan, untuk mendapatkan dana penelitian maka mahasiswa perlu mendaftarkan proposal atau mengirimkan email ke indofoodrisetnugraha@indofood.co.id mulai 8 April sampai 20 Juli 2019, syarat lain adalah jangka waktu penelitian paling lama 1 tahun,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.