Kepala Dinkes Kabupaten Pamekasan, Ismail Bey

Pamekasan, (Media Madura) – Rencana Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk dijadikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) gagal.

Penyebabnya, kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Ismail Bey, karena belum terakdreditasi serta minim Sumber Daya Manusia (SDM) dan terkendala pengelolaan keuangan.

“Ada sepuluh puskesmas yang gagal menjadi BULD,” katanya, Kamis (28/2/2019).

Sepuluh Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Talang, Kadur, Pegantenan, Proppo, Waru, Sopaah, Pakong, Tampojung Pregi, Palengaan, dan Puskesmas Pasean.

“Untuk sarana dan prasarananya sudah lengkap. Saat ini fokus proses akreditasi serta memaksimalkan sepuluh Puskesmas yang gagal dijadikan BLUD itu,” tambahnya.

Ia menarget pada tahun 2020 seluruh Puskesmas harus menjadi BLUD. Untuk Puskesmas Bulangan Haji, Teja, Larangan, Panaguan, Pademawu, Batumarmar, Kowel, Tlanakan, Bandaran, dan Galis tahun ini sudah siap dikelola dengan sistem BLUD.

“Ini membutuhkan waktu tiga sampai empat bulan untuk proses penilaian. September atau Oktober bisa resmi sebagai Puskemas BLUD,” tandas Bey.

Ketika seluruh Puskesmas bisa menjadi BLUD, maka pelayanan diklaim akan lebih maksimal dan pengelolaannya sudah bisa mandiri. Sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.