Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat

Sumenep, (Media Madura) – Setelah hampir sebulan lamanya kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur, satu dari dua tahanan masih belum berhasil ditangkap.

“Ya, tahanan atas nama Matrawi belum berhasil kami tangkap. Tapi lokasi persembunyiannya sudah terdeteksi,” ujar Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat, Senin (25/2/2019) pada mediamadura.com.

Menurutnya, tahanan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) itu diketahui masih bersembunyi di wilayah hukum Sumenep.

“Pasti kami segera tangkap. Sekarang kami masih mencari taiming yang tepat untuk melakukan peringkusan,” sambungnya.

Seperti diberitakan, ada tiga tahanan yang kabur dari rutan Kelas IIB Sumenep, Senin (4/2/2019) lalu. Masing-masing bernama Matrawi (37), tahanan KDRT, warga Batuputih, Hasan Basri (28), kasus narkoba, warga Kecamatan Batang-batang dan Riyanto (16), kasus pencurian, warga Kecamatan Batuputih.

“Kami mengetahui ada tahanan kabur sekitar pukul 04.09 habis Subuh pagi. Saat kami hitung usai salat berjamaah, ternyata tahanan kurang tiga orang,” terang Beni Hidayat waktu itu. 

Kemudian dari rekaman CCV terlihat tiga orang turun di sekitar parkiran, mereka diduga kabur saat semua orang sedang salat subuh berjamaah.

“Ketiga orang ini diduga pura-pura wudhu’ saat yang lain berjamaah. Saat petugas lengah mereka kabur dengan manjat tembok,” jelasnya.

Sementara itu, dua tahanan, yakni adalah Hasan Basri menyerahkan diri pada hari itu juga, sedangkan Riyanto dibekuk petugas sekitar dua hari setelah kejadi. Menurut Beni, ketiga tahanan kabur memiliki motif sendiri-sendiri, diantaranya ada yang kabur karena kangen istri karena mau melahirkan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.