Lahan Sudah Oke, Tapi Proyek Water Treatment di Pamekasan Gagal Dibangun

Must read

- Advertisement -

Pamekasan, (Media Madura) – Rencana pembangunan Water Treatment Plant (WTP) yang rencananaya akan dibangun di wilayah utara Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, gagal dibangun. Padahal, pembebasan lahan sudah lama tuntas.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan Agoes Bachtiar mengatakan, gagalnya proyek yang membutuhkan anggaran puluhan miliar rupiah itu lantaran masih tahap kajian.

“Pembangunan WTP di wilayah pantura direncanakan sejak lama. Pembebasan lahan tuntas pada tahun anggaran (TA) 2016,” katanya, Senin (25/2/2019).

Selain itu, tambah Agoes, pembangunan WTP itu tinggal menunggu realisasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) selaku pemberi anggaran yang sekarang melakukan kajian. Hasil kajian anggaran pengolahan air itu butuh dana Rp 24 miliar.

“Anggaran tersebut digelontorkan pemerintah pusat melalui Kemen PU kami tinggal nunggu perintah,” tambahnya.

Pemerintah memilih lokasi yang sering terjadi kekurangan air bersih pada musim kemarau. Lokasi yang dipilih adalah Desa Kapong, Kecamatan Batumarmar. Yang nantinya akan dialirkan ke Kecamatan Pasean. Bahkan jika
memungkinkan, akan dikembangkan ke
Kecamatan Waru.

“Seluruh dokumen perizinan siap. Kondusivitas masyarakat juga terjamin,” tambah Agoes.

Cara kerja WTP yakni memompa air sungai yang mengalir ke laut ke dalam tempat pengolahan. Air tersebut kemudian dijernihkan dan diproses sedemikian rupa agar layak konsumsi. Pemerintah menargetkan seribu kepala keluarga (KK) yang memanfaatkan air bersih hasil produksi WTP itu.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article