Tersangka menjalani pemeriksaan di ruang penyidik, Jumat (22/2/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Bangkalan, (Media Madura) – Seorang suami di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tega menganiaya dengan membacok istrinya yang tengah hamil sembilan bulan. Pelaku adalah Sahrullah (22) warga Desa Landak, Kecamatan Tanah merah.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambuna, melalui Kapolsek Tanah Merah AKP Andi Bahtera, mengatakan percekcokan pasangan suami istri itu dipicu oleh masalah HP. Beruntung korban, Maisaroh masih selamat.

“Korban dibacok menggunakan sebilah pisau,” terang Andi Bahtera, Jumat (22/2/2019).

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Rabu (20/2) kemarin. Kasus KDRT tersebut bermula ketika korban menanyakan HP miliknya yang dibawa oleh tersangka. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba sepasang suami istri ini terlibat percekcokan mulut.

Pertengkaran yang dipicu masalah sepele itu berujung pada penganiayaan. Korban ditampar, dipukul, dan ditendang. Bahkan, bagian pundak kirinya disabet menggunakan senjata tajam.

Akibatnya, perempuan berusia 22 tahun itu yang kini hamil sembilan bulan, mengalami luka memar di bagian wajah dan sekujur tubuh.

“Lebam semua di pipi kiri dan kanan, mata kanan, lengan kiri dan kanan, punggung, telapak kaki kanan, serta luka robek,” terangnya.

Andi menuturkan, tersangka sudah diamankan dan ditahan di Mapolsek Tanah Merah. Petugas mengamankan barang bukti milik pelaku yakni pisau lengkap dengan sarung pengamannya.

Untuk mempertanggungjawab perbuatannya pelaku dijerat pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

“Milik korban baju daster yang terdapat bercak darah, kita amankan juga,” imbuhnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.