Pelatih Madura United, Dejan Antonic

Media Madura – Meski berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Indonesia, Madura United nyatanya belum terlalu superior.

Dalam urusan mencetak gol misalnya, mereka sangat lemah, bahkan pelatih Dejan Antonic sendiri mengakui jika penyelesaian akhir Laskar Sape Kerrab belum memuaskan dirinya.

Dejan mengeluh karena melihat Greg Nwokolo cs tidak bisa memaksimalkan peluang menjadi gol. Catatan itu, ia dapatkan setelah timnya menyelesaikan babak 32 besar Piala Indonesia.

Menurutnya, Madura United mestinya mampu mencetak banyak gol saat melawan Cilegon United, jika melihat banyaknya peluang yang ada.

“Dari beberapa pertandingan yang terakhir kita terlalu banyak kesempatan, tapi tidak masuk gol,” kata Dejan Antonic.

Dua kali menghadapi Cilegon United, Madura United hanya mampu mencetak 3 gol. Padahal, hitungan peluang ‘emas’ yang berhasil mereka ciptakan selama laga melebihi angka gol yang dikemasnya.

“Kita harus perbaiki yang ini (penyelesaian akhir.red) secepatnya,” tegas mantan pelatih Persib Bandung dan Borneo FC tersebut.

Selain berjanji akan membenahi penyelesaian akhir timnya tersebut, Dejan merasa senang karena targetnya untuk bosa lolos ke 16 besar akhirnya terwujud.

“kita lihat ke depannya dan kita harus, aku tidak bilang lebih bagus, tapi kita harus lebih disiplin, lebih fokus, khusus untuk finishing,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.