Pamekasan, (Media Madura) – Angka pengangguran di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tergolong masih tinggi.

Kepala Dinas Kooperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Yulianto mengatakan untuk menekan angka pengangguran tersebut, pihaknya akan melakukan beberapa upaya. Salah satunya, dengan meningkatkan dan melakukan pembinaan terhadap semua UMKM di setiap kecamatan.

“Di setiap kecamatan sudah ada petugas pendamping. Mereka bertugas melegalkan serta mendesain bentuk prodak UMKM agar lebih higinis, rasa dan pemasarannya pun juga akan lebih baik,” terangnya, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, pemerintah setempat menganggarkan Rp 2 miliar untuk pembinaan UMKM baru. Hal itu dilakukan untuk menangkap setiap potensi yang dimiliki oleh UMKM.

“Kami ingin menangkap semua potensi yang dimiliki oleh UMKM. Agar nantinya mereka bisa menjadi roda penggerak perekonomian di Pamekasan,” tambahnya.

Program pembinaan UMKM, imbuh Jon sapaan akrabnya, tidak berbentuk uang melainkan berupa barang atau mesin.

“Ini sebagai upaya agar semua UMKM bisa mandiri dan bisa menonjolkan prodak – prodak terbaiknya,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.