Ilustrasi Surat Suara

Pamekasan, (Media Madura) – Kebutuhan saksi pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencapai 50.128 orang.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi. Saksi memiliki peranan penting di pemilu, untuk memastikan kegiatan pencoblosan di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga pelaksanaan pemilu berjalan dengan lancar.

“Total saksi yang dibutuhkan 50.128 orang, tiap partai politik agar menyiapkan minimal satu saksi di tiap TPS,” katanya, Senin (28/1/2019).

Jumlah TPS di Pamekasan sebanyak 3.133 titik yang tersebar di 13 kecamatan. Dengan demikian, total saksi utusan parpol 50.128 orang atau 16 saksi di setiap TPS.

“Parpol harus segera menyetor nama saksi itu. Maksimal, awal Maret harus terkumpul,” tambahnya.

Pasalnya, kata Saidi, saksi bakal diberi pembinaan untuk mempermudah tugasnya di lapangan. Seluruh saksi akan dilatih menjadi pengawas TPS yang profesional. Bawaslu menjadwalkan pelatihan itu 15 Maret-10 April.

“Kami memiliki tugas untuk melatih saksi,” tukasnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.