Pamekasan, (Media Madura) – Dana hibah untuk masjid senilai kurang lebih Rp 3 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, di Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur tidak terealisasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Syaifullah Farid Wadjdi mengatakan, gagalnya realisasi dana hibah untuk masjid di tahun 2018 itu lantaran terkendala persoalan teknis dan penetapan keuangan hingga akhir tahun.

“Dana hibah sekitar Rp 3 miliar itu untuk realisasi hibah masjid tahun 2018 gagal,” katanya, Selasa (22/1/2019).

Farid menambahkan, realisasi dana yang gagal terlaksana tahun lalu itu terpaksa akan direalisasikan tahun ini.

”Dikending ke tahun 2019 karena kendala teknis, termasuk penetapan keuangan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Dana senilai Rp 3 miliar tersebut akan diberikan kepada 203 masjid dan 25 pondok pesantren serta yayasan yang ada di kota Gerbang Salam. Rinciannya, masjid mendapat Rp 10 juta dan pondok pesantren serta yayasan mendapat Rp 20 juta.

Ia menambahkan, anggaran dana hibah untuk masjid tahun 2019 dimungkinkan berkurang dari tahun sebelumnya. Namun jumlah dana yang akan diterima setiap masjid masih tetap sama.

”Mungkin agak berkurang ya, jadi sekitar 2 miliar lebih. Namun jumlah bantuan setiap masjid akan tetap sama karena perbupnya tidak berubah,” ujarnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.