Ilustrasi rokok ilegal

Pamekasan, (Media Madura) – Rokok tampa merek banyak beredar di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Oleh sebab itu pemerintah setempat akan memper ketat peredaran rokok ilegal tersebut dengan melakukan pengawasan di 13 kecamatan.

“Kalau pengawasan untuk rokok ilegal sudah kami programkan, saat ini masih menggali informasi,” terang Kepala Seksi Pengawasan Barang Beredar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Nurul Hidayati Kamis (10/1/2019).

Lebih lanjutan dirinya menjelaskan masih maraknya peredaran rokok ilegal lantaran harganya lebih murah dari pada rokok resmi atau bercukai.

“Alasan yang paling nyata karena rokok ilegal ini lebih murah dari rokok yang ada cukainya, kalau non ilegal harganya rata rata Rp 10 ribu keatas perbungkus tapi, kalau rokok ilegal 5 ribu sudah dapet satu bungkus ” lanjutnya.

Dari itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan untuk mengurangi beredarnya rokok ilegal di Pamekasan.

“Kami akan memberikan pembinaan dan sosialisasi terkait pelanggaran hukum memperjual-belikan rokok ilegal ini,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.