Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman, Kamis (6/9/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Budhi Wardiman, mengungkapkan pengamanan pelaksanan pemungutan suara ulang Pilkada Sampang jilid II disiagakan 4.000 personil.

“Ada 4.000 personil yang akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya PSU di Sampang,” ujar Budhi dibalik telepone, Jumat (14/9/2018) malam.

Menurut Budhi, 4.000 personil itu terdiri dari pasukan Brimob dan pengendalian massa (Dalmas) Polda Jatim. Petugas keamanan ini bertugas untuk menjaga 1.450 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang. Hal ini demi suskesnya pelaksanaan coblos ulang yang aman dan damai.

“Mereka ini juga ada yang standbye di wilayah kota, termasuk nantinya ke beberapa TPS, sekarang saja personil keamanan dari Polda Jatim sudah berada di Mapolres Sampang,” jelasnya.

Selain itu, dirinya menuturkan prioritas keamanan diberikan terhadap TPS yang bergejolak menjadi sengketa dalam sidang MK. Polisi disiagakan empat personil tiap TPS, itu pun bisa lebih sesuai situasi dan kondisi.

“Kita akan memperketat pengamanan di pintu masuk Kabupaten Sampang selama proses coblos ulang sebagai antisipasi tindak kriminal dan gangguan kamtibmas,” tutur Budhi.

Diketahui, proses coblos ulang Pilkada Sampang 2018 tetap diikuti oleh ketiga pasangan calon. Nomor urut 1, Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad) yang diusung partai politik PPP, PDIP, NasDem, PKS, Golkar,

Selanjutnya, paslon nomor urut 2, Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap) diusung PKB, Gerindra, dan PBB. Kemudian, paslon nomor urut 3, Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah) diusung PAN, Demokrat.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.