Petani tembakau (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Salah satu pabrikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dituding main-main dalam melakukan pembelian tembakau petani.

Kata M Suli Faris yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Pamekasan, pabrikan tersebut hanya membeli tembakau yang sudah menjalin kerjasama antara pihak pabrik dan petani, sehingga tembakau petani lainnya tidak terbeli.

“Ada beberapa pabrik besar yang tidak serius dalam melakukan pembelian yang hanya membeli tembakau hasil proyek kemitraan padahal kita tahu petani yang bergabung dengan kelompok tani kemitraan jumlahnya tidak sampai 20%,” katanya, Kamis (23/8/2018).

Selain itu tambah Suli, harga yang di keluarkan oleh pabrikan tidak sesuai dengan harapan petani.Sebab pihak pabrik membeli tembakau petani dengan harga yang relatif murah.

“Produk produknya sangat laris di pasaran bila dia tidak serius dalam melakukan pembelian dan harga yanh dikeluarkan tidak layak maka bisa katakan bahwa pabrik itu tidak termasuk pihak yang peduli dan tidak memikirkan nasib petani,” tambahnya.

“Seharusnya pihak pabrik tidak mentang mentang karena punya uang lalu se enaknnya, pabrik dan petani seharusnya saling menghargai dan bekerja sama utk saling menguntungkan, pabrik kalau tidak ada petani gak akan bisa produksi rokok, petani juga seperti itu bila tidak pabrik rokok tembakaunya juga gak akan laku,” tutup pria yang saat ini menjadi wakil rakyat itu.

Selain itu masih banyaknya pabrik yang di tengarai belum melakukan pembelian dengan cara yang transparan misalnya saja ada beberapa pabrikan yang masih main-main dengan timbangan.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.