Petani tembakau (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Sebagian petani tembakau di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai panen tembakau, meski pabrikan belum menentukan kapan akan mulai membeli atau buka.

Seperti yang terjadi di Dusun Baban, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur. Para petani di wilayah itu terpaksa memanen tembakaunya lebih awal karena sudah menguning, yang apabila dibiarkan akan mengering.

“Kalau tidak dipanen eman, mas, nanti kering kan gak ada harganya,” kata Tarsun, Minggu (12/8/2018).

Meski demikian, tambah Tarsun, mengaca pada tahun sebelumnya, awal bulan Agustus sudah ada yang membeli tembakau kering, namun tahun ini belum ada yang mencari daun emas itu ke rumah-rumah petani yang panen sendiri.

“Sepi, mas untuk tahun ini, apa mungkin gudang belum buka,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah bisa mengawal harga tembakau lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sehingga petani bisa sedikit terangkat kesejahteraannya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Badan Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) Pamekasan, Imam Hidajad mengatakan, sampai saat ini pihak pabrikan belum memberikan laporan terkait kapan buka, harga dan kebutuhannya.

“Belum ada laporan dari pabrikan, dalam waktu dekat kami akan adakan pertemuan soal itu, tunggu saja,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.