Gedung DPRD Kabupaten Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tengah memproses Pergantian Antar Wartu (PAW) dua anggota DPRD setempat yang mengundurkan diri dan berhalangan tetap.

Menurut Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa, KPU telah melaksanakan rapat pleno usai mendapatkan surat dari sekretariat DPRD tetantang ususlan PAW dari DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan DPC Partai Amanat Nasional (PAN).

Sesuai aturan, kata Malik, KPU harus menyiapkan berkas yang dibutuhkan dan memverifikasi hasil perolehan suara terbanyak kedua. Selanjutnya berkas itu disampaikan kembali kepada Sekretariat DPRD.

“Hasil rapat pleno telah kami sampaikan kepada Sekretariat DPRD,” ujar Malik Mustofa, Jumat (26/7/2018).

Sesuai hasil perolehan suara pada Pileg 2014 lalu, lanjut Malik, saudara Bisri berkesempatan menggantikan Jubriyanto karena mengundurkan diri dari keanggotaan PKS dan memilih untuk berangkat dari Partai Gerindra pada Pemilu 2019. 

“Sementara Fathorrahman menggantikan Dwita Andriani, anggota fraksi PAN yang berhalangan tetap atau meninggal dunia beberapa waktu lalu,” sambungnya. 

Secara administrasi, dua nama tersebut sudah memenuhi adminstrasi perolehan suara terbanyak kedua. Pada Pileg 2014 lalu keduanya memperoleh sekitar 4 ribu suara. Sehingga, selisih perolehan suara dua nama tersebut tidak jauh.

“Tahun ini memang terdapat tiga anggota dewan yang akan di PAW. Selain Jubriyanto dan Dwita Andriani, ada lagi anggota fraksi partai Gerindra, Jonaidi yang baru beberapa hari yang lalu meninggal dunia,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.