Wisata Lombang Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Pantai Wisata Lombang rupanya masih menjadi primadona para wisatawan untuk menghabiskan masa libur lebaran. Itu terbukti dari membludaknya pengunjung saat puncak lebaran ketupat beberapa hari lalu.

Berdasarkan data di UPT Wisata Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama liburan Lebaran tahun ini, pengunjung pantai dengan pohon cemara itu jumlahnya mencapai 4884 orang.

“Catatan kami, ada 4884 wisatawan yang berkunjung ke Pantai Lombang, tapi itu mengalami penurunan dari tahun lalu yang jumlahnya 6 ribu lebih,” tutur Kepala UPT Wisata Lombang, Anwar.

Menurut Anwar, sebetulnya potensi jumlah pengunjung Pantai Lombang jauh melampaui data tersebut. Bahkan dirinya memprediksi pengunjung mencapai belasan ribu orang lebih selama momen Lebaran.

“Tetapi yang terjaring hanya segitu (4884 orang), penyebabnya apa? tentu sudah bukan rahasia lagi, karena banyak pengunjung yang melalui jalur tikus,” bebernya.

Yang mengejutkan, sambung Anwar, yang menyebabkan retribusi tiket bocor justru bukan hanya karena jalur tikus, melainkan adanya kecurangan petugas dipintu masuk utama.

“Jadi gini, ketika saya cek, oknum petugas di pintu utama itu mengambil untung dari setiap pengunjung roda empat, misal ada berapa belas orang dalam satu mobil, tapi hanya dikasih tiga tiket, lebihnya masuk kantong pribadi,” tudingnya.

Penyataan Anwar ini memang belum sepenuhnya dapat dibuktikan, tetapi jika hal itu benar, maka kebocoran retribusi tiket di objek wisata milik Pemkab itu sungguh luar biasa. 

Bayangkan saja, jika ada 10 ribu orang yang masuk jalur tikus atau masuk pintu utama tapi dicurangi petugas, dan jika harga tiket Rp 2000 hingga Rp 16.000. Maka kebocoran retribusi bisa mencapai Rp 200 juta lebih.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.