Pamekasan – Puluhan warga Desa Jalmak, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, pagi itu berbondong-bondong datang ke masjid Moqorrobin melakukan doa bersama lalu dilanjutkan dengan tradisi makan ketupat bersama-sama dalam rangka memperingati lebaran ketupat atau yang lebih dikenal dengan istilah “Telasan Ketupat”.

Masing-masing warga membawa setampah ketupat lengkap dengan sayur dan lauknya dan berkumpul di Masjid desa setempat.

Takmir Masjid Moqorrobin mengungkapkan bahwa acara tradisi syukuran kupat yang digelar di Masjid Moqorrobin merupakan agenda rutin tahunan warga setempat.

“Ini adalah acara rutin tahunan di wilayah kami mas. Semua warga membawa ketupatnya masing-masing yang telah dimasak untuk dikumpulkan dan didoakan bersama di masjid, kemudian saling ditukar lalu dimakan bersama-sama,” jelasnya.

Babinsa Desa Jalmak Koramil 0826/01 Kota Pamekasan Serda Haniri Zaparoa yang ikut hadir berwarga masyarakat menuturkan, dalam acara tersebut warga bersama-sama menggelar tahlilan/doa bersama.

Dikatakan, tujuan penyelenggaraan acara kupatan ini adalah untuk melestarikan budaya Islam khususnya dan memupuk kerukunan warga secara umum.

“Lebaran ketupat merupakan tradisi budaya Islam di Indonesia, yakni bentuk syukur setelah menjalankan puasa sunah syawal selama satu pekan usai Idul Fitri. Tradisi baik ini patut untuk terus dilestarikan setiap tahunnya,” jelas Babinsa.

“Selain untuk melestarikan tradisi Islam, pelaksanaan syukuran kupatan dengan cara berkumpul, berdoa dan makan bersama merupakan upaya untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Disini akan terwujud suasana kerukunan ketika semua saling berinteraksi bertukar makanan dan saling memberi,” pungkasnya.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.