Warung makan yang tetap buka di siang hari meski bulan puasa di kawasan terminal Kota Sampang. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Larangan warung makan buka siang hari selama bulan suci Ramadhan rupanya hanya desiran angin belaka. Hingga kini, banyak pemilik warung di wilayah Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, tetap melayani pembeli sejak pagi hingga sore.

Satpol PP sebagai penegak perda dibuat kelimpungan menyisir keberadaan warung makan yang punya modus memasang kelambu bagian depan sebagai penutup. Meski, beberapa waktu lalu telah dilakukan razia.

“Kami sudah melakukan razia waktu itu termasuk menyebarkan pengumuman larangan buka siang hari kepada pemilik warung di seluruh kota,” terang Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Umum Satpol PP Sampang Chairijah, Senin (28/5/2018).

Chairijah berjanji segera melakukan operasi di bulan puasa ini untuk menyisir warung makan yang buka siang hari. Jika ditemui, Satpol PP hanya memberi teguran dan pembinaan kepada pemilik warung.

“Soal menyita barang makanan kurang efektif ya, makanya Satpol PP akan membuka kelambu yang digunakan sebagai penutup agar masyarakat menilai bagaimana moral pemilik warung dan warga yang makan disitu,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, selama bulan puasa tersebut pihaknya terus melakukan razia menindak penyakit masyarakat di Kabupaten Sampang. Seperti mengamankan sejumlah pasangan mesum di tempat kos, belasan wanita terduga PSK di terminal, serta mengamankan keberadaan waria di taman bunga.

Reporter Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.