Sumenep, (Media Madura) – Saat ini kejahatan penyalahgunaan narkoba ternyata tidak hanya mengancam masyarakat kalangan pendidikan bawah. Mereka dengan titel menterengpun terjebak barang haram tersebut. 

Terbukti, seorang lulusan S2 bernama Reza Fahlefi W (37), warga Sumatera Utara yang tinggal di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep ditabgkap polisi setempat.

Magister Tata Boga itu diduga menyimpan narkoba jenis sabu di dalam tas ransel miliknya. Sehingga ia ditangkap di tempat kerjanya, yakni di salah satu Cafe di Desa Muangan, Kecamatan Saronggi.

“Yang bersangkutan ditangkap kemarin sore sekitar pukul 17.15 WIB,” tutur Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, Senin (30/4/2018).

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu paket/kantong plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu seberat 0,85 gram, satu buah handphone merek Oppo warna putih kombinasi gold bersilikon warna merah tempat menyimpan sabu.

Kemudian satu buah bong terbuat dari botol plastik air mineral merek Cleo yang pada tutupnya terdapat dua lubang tersambung dengan sedotan plastik warna bening, dan dua korek api gas warna ungu kombinasi bening dan warna hitam kombinasi bening.

“Serta satu buah sedotan warna bening sebagai sendok sabu dan satu buah tas ransel merek Polo warna hitam sebagai tempat menyimpan sabu,” beber Mukid.

Menurutnya, penangkapan ini berawal dari informasi warga, di mana yang bersangkutan sering membawa dan menggunakan barang haram tersebut. Saat digeledah, ditemukan narkoba jenis sabu di selipkan di belakang handphonenya dan disimpan di tas ransel miliknya.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam penerapan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman di atas empat tahun penjara,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.