Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Trasmigrasi Pemkab Pamekasan, Arif Handayani menyebutkan, ada 7 Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di Kabupaten Pamekasan.

Jumlah tersebut, berkurang dari jumlah sebelumnya, dimana sebelumnya berjumlah 9 orang. Namun, 2 diantaranya sudah kembali ke negara asalnya.

Arif menyebutkan, 7 TKA tersebut diketahui bekerja di salah satu perusahaan telepon seluler di Pamekasan dan bekerja di salah satu perusahaan es krim.

“Informasi yang kami terima, ada TKA bekerja di Pamekasan. Semua TKA tersebut, dalam pengawasan tim pengawas Disnakertrans Jawa Timur,” ungkapnya.

Arif tidak menyebutkan secara detail, aktivitas 7 TKA tersebut. Pihaknya, berencana melakukan konfirmasi ulang kepada pemilik perusahaan yang mempekerjakan 7 TKA tersebut.

“Laporan yang kami terima, 7 TKA tersebut sudah satu tahun bekerja di Kabupaten Pamekasan. Sementara, untuk pengawasan ijin tinggalnya, menjadi kewenangan Kantor Imigrasi Pamekasan” Imbuhnya.

Seperti diketahui, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), akan membawa empat tuntutan yang akan disuarakan pada Peringatan Hari Buruh Internasional besok 1 Nei 2018. Salah satu tuntutanya yakni pencabutan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur mengenai Tenaga Kerja Asing (TKA).

Reporter : Fwd
Editot : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.