Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen

Sumenep, (Media Madura) – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura Jawa Timur dan tim DVI Polda Jatim melakukan otopsi terhadap Ibnu Hajar, korban penembakan di Dusun Ban-ban, Desa Cabbiye, Kecamatan Talango.

Otopsi dilakukan di Rumah Sakit Umum Darrah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep, Sabtu (21/4) dengan memakan waktu selama kurang lebih 4 jam. 

Hasilnya, ditemukan 2 buah peluru yang bersarang dalam tubuh korban, masing-masing mengenai dada sebelah kanan korban tembus ke belakang, dan satu peluru yang bersarang di tubuh korban mengenai bagian belakang pantat sebelah kanan.

“Dua peluru mengenai tubuh korban, yang menyebabkan korban meninggal peluru yang mengenai bagian dada, karena mengenai paru-paru,” ungkap Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, usai mendampingi proses otopsi, Sabtu (21/4)

Sementara, Fadhollah menyebut, jenis peluru yang bersarang di tubuh korban mirip senjata Kaliber 38. Namun untuk memastikan senjata yang digunakan pelaku, polisi masih akan mendalaminya.

“Pelurunya jenis Kaliber 38, kami masih akan kita dalami pastinya senjata jenis apa, organik atau rakitan,” tandas mantan Kapolres Kutai Kartanegara ini singkat.

Seperti diberitakan, Ibnu Hajar (42), warga Dusun Ban-ban mengalami nasib tragis usai ditembak orang tak dikenal di dekat rumahnya, Jumat (20/4/2018) pukul 18.45 WIB. 

Menurut Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid, peristiwa pebembakan bermula saat korban keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol B 4906 TCJ warna putih.

Korban hendak menuju ke rumah H. Mattari di Dusun Beringinan, Desa Gapurana, Kecamatan Talango untuk urusan tertentu. 

Namun, sesaat korban berangkat, kurang lebih 10 meter, putri korban bernama Isawarda, mendengar bunyi tembakan sebanyak 4 kali serta melihat percikan dari arah utara ke selatan sebanyak 3 kali.

“Saksi melihat korban di tembak dari arah utara ke arah selatan yang saat itu korban masih berada di atas sepeda motornya,” terang Mukid.

Saksi lain yakni Sumina dan Sahwatun, tetangga korban yang keluar rumah usai temvakan ke empat kali melihat korban terjatuh ke arah kanan dengan sepeda motornya. Sedangkan pelaku melarikan diri ke arah utara dari korban.

“Para saksi langsung mendekati korban yang sudah terjatuh ke tanah, dengan dilihat mebgalami luka tembak di dada sebelah kanan 1 kali,” bebernya.

Mendengar kejadian itu, Kapolres Sumenep, Dandim, Kanit Resmob, Kanit Kam Intelkam Polres Sumenep, Kapolsek  Talango, Kanit Intel, Kanit Reskrim dan anggota, Kanit Humas Polsek Talango langsung mendatangi TKP.

“Saat ini pelaku dalam pencarian kami, yang diduga memiliki ciri tinggi 166 cm, pakai kaos warna orange dan kuning, dengan bawahan memakai sarung warna gelap dan kombinasi tultul putih,” tandas Mukid.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.