Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen

Sumenep, (Media Madura) – Masalah Debt Collector yang kerap beraksi di jalanan dengan mengambil atau merampas secara paksa unit sepeda motor atau Mobil nasabah yang terlambat membayar masih menjadi hantu di tengah masyarakat.

Merespon hal itu, Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen meminta masyarakat untuk tetap tenang, bahkan ia mengatakan akan melakukan penindakan terhadap semua perampasan kendaraan, karena digolongkan tindakan kriminal.

“Kalau mencegat di jalan, itu tidak benar dan sangat meresahkan. Sesuai perintah Kapolri, maka bagi debt collector yang nakal memang harus didor (ditembak),” terangnya, Senin (16/4/2018).

Katanya, jika tidak dengan prosedur, perampasan motor di jalan murni kejahatan dan masuk tindak kriminal. Untuk itu, pihaknya tidak akan main-main dengan aksi yang meresahkan masyarakat itu. Apalagi aksi tersebut sampai mengancam keselamatan masyarakat.

Fadillah akan menangkap semua pelaku perampasan motor. Namun, harus ada laporan dari pihak yang dirugikan. Baik perampasan yang dilakukan debt collector maupun pelaku kejahatan lainnya.

“Kalau seumpama ada masyarakat yang keberatan akibat dirampas di jalan, segera laporkan kepada pihak kepolisian, kita siap menindaklanjuti,” tegasnya.

Reporter : Rosy

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.