Bupati Sumenep A. Busyro Karim ikut berkomentar terkait postingan #ReturnTheKhilafah. Foto : Badrur Rosi / MM

Sumenep, (Media Madura) – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim ikut berkomentar terkait postingan #ReturnTheKhilafah yang tengah viral di media sosial baru-baru ini. 

Hastag kontroversi tersebut menjadi viral lantaran ditampilkan pada benner besar dan dibentangkan oleh empat orang tepat didepan pintu Masjid Jamik Sumenep lalu di posting di facebook. 

“Secara formal dan aturan yang ada (Organisasi HTI dan konsep Khilafah) kan sudah dilarang, harus seperti itu kan tidak boleh terjadi,” ujar Busyro, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, siapapun dan pihak manapun termasuk Takmir Masjid harus bisa menyesuaikan dengan aturan yang sudah diketahui bersama. 

“Saya kira semua sudah mengetahui di televisi dan dimana-dimana bahwa HTI dengan konsep Khilafahnya sudah dilarang, terlepas setuju atau tidak,” tandasnya.

Berikutnya, Bupati dua periode ini meminta awak media untuk konfirmasi masalah ini kepada pihak Kepolisian dan Dandim 0287 terkait dengan hastag yang menuai reaksi pro kontra dikalangan warganet. 

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Baca Juga : Viral #ReturnTheKhilafah di Depan Masjid Jamik Sumenep

Tinggalkan Balasan