Sampang, (Media Madura) – Bocah TK asal warga Jalan Imam Bonjol Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Restu (6), ternyata lahir dari keluarga pembalap.

Kejadian itu sempat viral di media sosial setelah aksi nekatnya mengendarai motor mini di jalan raya diberhentikan polisi.

“Ya memang bocah TK itu (Restu-red) lahir dari lingkungan keluarga pembalap pemula, baik ayahnya sendiri sampai sepupunya, makanya dia mahir naik motor,” ujar Kasat Lantas Polres Sampang AKP Musa Bakhtiar, Kamis (5/4/2018).

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Musa Bakhtiar memberikan hadiah kepada dua bocah TK yang viral di media sosial, Kamis (5/4/2018) pagi. (Ryan Hariyanto/MM).

Hal itu diketahui setelah polisi mengunjungi rumah orangtua, Restu di Jalan Imam Bonjol, pada Kamis pagi.

Saat ini, Restu tercatat sebagai anak TK kelas B di Kota Sampang. Ia tinggal bersama kakek dan neneknya. Karena orangtuanya, Rosi dan Vita bekerja di Surabaya.

Musa mengatakan, kedatangan polisi ke rumah Restu untuk memberikan arahan kepada keluarga agar pengawasan terhadap anak betul-betul ditingkatkan.

Kebetulan saat mendatangi rumahnya, polisi mengajak perwakilan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sampang.

“Kalau ada bakat pembalap tinggal diarahkan saja oleh orangtuanya, makanya sekaligus tadi kita ajak IMI Sampang untuk mengetahui dan sekalian difasilitasi,” terang Musa.

Sementara itu, Hoseh (55) kakek Restu, mengaku kaget setelah kejadian di sore tersebut. Sebab, kepulangan keponakannya itu diantar dan dikawal petugas dari Satlantas Polres Sampang.

Namun, pihak keluarga berjanji akan memberi pemahaman dan pengawasan terhadap cucunya itu.

“Sore itu cucu mau keliling kota sama sepupunya, waktu pulangnya dikawal polisi, kaget semua keluarga dikira ada apa, ya semoga ada hikmahnya dibalik kejadian ini, kalau keluarga hanya bisa berterima kasih kepada polisi,” terangnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.