Pekerja Bangunan Terjatuh dari Kubah Masjid Jamik Asy-Syuhada Pamekasan

Korban saat digotong menuji ambulans

Pamekasan, (Media Madura) – Nasib nahas menimpa Sumar (45). Pekerja bangunan tersebut terjatuh dari atas kubah Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (4/2/2018).

Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, Sumar yang diketahui warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, saat itu sedang bekerja memperbaiki kubah masjid yang terletak di Jalan Masigit. Kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Diduga kuat, Sumar tergelincir dari steger yang menyangga dirinya saat bekerja. “Diduga terjatuhnya korban tersebut karena steger yang ia injak patah,” ungkap salah satu saksi mata di TKP, Abd. Razak, Minggu.

Akibatnya, Sumar mengalami patah tulang di paha sebelah kanan dan patah tulang di bagian punggung.

Korban menjerit kesakitan di mobil ambulance

Beruntungnya, Sumar tidak terjatuh sampai lantai dasar. Korban terjatuh di lantai dua masjid. Namun, proses evakuasi untuk menurunkan korban dari lantai dua sempat menemui kendala.

Melihat sulitnya Medan, rekan Sumar langsung menghubungi Dinas Perhubungan (Dishub) setempat guna meminjam mobil eskalator. Hal itu dilakukan demi keselamatan korban.

“Pertama korban akan dievakuasi menggunakan manual, namun melihat korban berada di lantai dua, kami berupaya menghubungi mobil eskalator milik Dishub Pamekasan,” tuturnya.

“Sepertinya korban mengalami patah tulang di paha dan pinggang, mas. Tapi saya masih belum tahu pasti, lebih jelasnya coba langsung hubungi pihak (Takmir) masjid jamik, karena saya cuma membantu memanggil mobil eskalator itu,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Takmir Masjid Jamik Asy-Syuhada Pamekasan belum bisa memberikan keterangan.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.