Polisi Belum Ungkap Kasus Pembunuhan Istri Pegawai Dishub Pamekasan

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki diwawancarai sejumlah awak media di Mapolres.

Pamekasan, (Media Madura) – Sampai sekarang,Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum mengungkap kasus pembunuhan, Sri Banowati Ningsih (52), istri pejabat di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Dikatakan, Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, pasalnya saat ini tim khusus yang dibentuk untuk mengungkap dugaan kasus pembunuhan tersebut masih bekerja mengumpulkan keterangan berikut barang bukti dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kalau barang buktinya sekarang sudah ada di Reskrim, tim masih bekerja di lapangan, motifnya sementara ini memang pembunuhan,” ungkapnya, Sabtu (3/2/2018).

Ia mengaku, dirinya belum mendapat laporan perkembangan dari Reserse Kriminal (Reskrim) atas kasus itu.

“Ya belum ada perkembangan dari Reskrim seperti kemarin itu,” tambah Osa.

Kejadian itu terjadi pada Senin (29/2/2018) lalu, korban Sri Banowati Ningsih ditemukan tergeletak di depan kamar mandi sekitar pukul 14.30 WIB dengan bersimbah darah di sekujur tubuhnya.

Ia diduga menjadi korban pembunuhan geng rampok saat tinggal sendiri di rumahnya di saat suami korban dan anak laki-laki satu-satunya sedang bekerja.

Dari hasil otopsi, korban diduga melawan saat rampok meminta barang berharga milik korban ketika masuk ke rumahnya, karena ditemui beberapa luka, termasuk bekas luka goresan cincin di jarinya.

Geng rampok juga berhasil membawa barang berharga milik korban, salah satunya emas seberat 2 ons dan uang Rp 17 juta yang disimpan di lemarinya juga raib. Emas tersebut bukan termasuk cincin dan gelang yang dipakai korban.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.