Menunggu Evaluasi Gubernur Jatim, 12 Raperda Belum Bisa Diterapkan

Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (dok/mm)
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) belum bisa diterapkan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur lantaran masih dalam proses evaluasi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Memurut Kepala sub bagian (Kasubag) Persidangan DPRD Pamekasan, Fathorrahman, dari 22 Raperda yang masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2017 semuanya tuntas dibahas. 10 di antaranya sudah ditetapkan sebelumnya.

“Sekarang menyisakan 12 Raperda yang masih dalam proses. 12 Raperda itu sedang proses evaluasi di Pemprov,” katanya, Senin (8/1/2017).

Saat ini raperda itu sepenuhnya menjadi kewenangan eksekutif, jika sudah selesai di evalusi maka bisa di sahkan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Pamekasan, Andi Suparto menyatakan, sejatinya penetapan 12 Raperda itu bisa dilakukan di akhir Desember 2017, namun perkiraan meleset.

“12 Raperda itu sudah selesai kami bahas. Dalam waktu dekat akan kami tetapkan. Kemungkinan Raperda itu baru efektif di tahun ini (2018),” kata politikus PPP itu.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.