Sumenep, (Media Madura) – Dalam ketengan rilisnya, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sampai akhir tahun 2017 menangani kasus tindak pidana atau kriminalitas sebanyak 494 kasus.

Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen menjelaskan, dari 494 kasus 2017 tersebut yang terselesaikan sebanyak 295 kasus. 

Junlah kriminalitas diakui meningkat karena pada tahun 2016 lalu kasus yang ditangani Polres Sumenep sebanyak 465 kasus sedangkan yang berhasil diungkap sebanyak 290 kasus.

“Dari hasil ungkap kasus tersebut di tahun 2017 ditetapkan tersangka sebanyak 188 orang. Ini juga mengalami peningkatan jika dibanding tahun 2016 lalu yaitu dengan 183 tersangka,” ujarnya.

Menurutnya, jika diprosentasekan, jumlah kasus yang ditangani Polres Sumenep dari tahun 2016 dengan 2017 mengalami kenaikan sebanyak 6 persen.

“Kemudian, jumlah pengungkapan juga mengalami kenaikan sebanyak 2 persen di tahun 2017,” paparnya.

Kata Kapolres yang menggantikan AKBP Joseph Ananta Pinora ini, jumlah tindak pidana di Kabupaten Sumenep semakin meningkat juga ditambah dengan pihaknya kesulitan dalam hal pengungkapan kasus kriminalitas tersebut.

“Kami contohkan, kesulitan yang dialami dalam mengungkap kasus pembunuhan, kita sering minim saksi disitu, masyarakat terkesan enggan atau takut ketika harus menjadi saksi, padahal keterangan dari saksi sangat dibutuhkan sebagai pelengkap alat bukti dalam persidangan,” terangnya.

Untuk itu, mantan Kapolres Kutai Kartanegara itu kedepan berharap dukungan dari masyarakat untuk berperan aktif membantu institusi Polri dalam mengungkap tindak pidana, apapaun jenisnya.

“Karena menumpas krininalitas tidak cukup menjadi tugas pihak Kepolisian saja, tapi tugas kita bersama masyarakat secara umum. Maka dari itu, saya berharap peran aktif semua pihak kedepan,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.