Manajer Madura United, Haruna Soemitro dan Asisten Pelatih, Danilo Fernando

Pamekasan, (Media Madura) – Hingga kini belum ada kepastian terkait venue pertandingan turnamen Suramadu Super Cup (SCC) 2018. Madura United sebagai tuan rumah mengopsikan Stadion Delta Sidoarjo untuk tempat pertandingan.

Rencana awal, turnamen dalam rangka menyambut hari ulang tahun Madura United itu memang akan dipusatkan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Namun, Laskar Sape Kerrab mendapat informasi kurang mengenakkan jelang turnamen.

Madura United terancam tidak bisa menggunakan SGB. Hal itu menyangkut izin keramaian dari kepolisian setempat. Alasannya, Bangkalan dalam waktu dekat akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Tentu, dua hajatan besar tersebut menggerakkan massa dalam jumlah besar. “Bahwa mulai Januari itu Bangkalan ada even pilkada, mulai ada pendaftaran calon, sehingga eskalasi massa itu semakin dikurangi,” kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Meski demikian, pihak manajemen Madura United tetap berkirim surat kepada Polres Bangkalan. “Secara formal kita masih ajukan (surat) kepada Polres Bangkalan. Sehingga, kita bisa mengetahui alternatif apa yang harus kita pilih,” ucapnya.

Namun, jika akhirnya SGB tetap tidak bisa digunakan untuk turnamen SSC 2018 dengan alasan izin keramaian, Haruna pun sudah memiliki opsi lain, yaitu pindah ke Stadion Delta Sidoarjo.

“Kalau Bangkalan tidak bisa dipake, kita pake Sidoarjo. Kenapa kita pake Sidoarjo, karena satu, kalau kita ini lolos di AFC Cup, memang venue yang akan kita pakai adalah Sidoarjo. Kita sekaligus tes venue,” Haruna menambahkan.

“Kita tidak pake Pamekasan (Stadion Gelora Ratu Pamelingan.red) karena pertimbangan itu, dan pertimbangan lain adalah kebetulan Kedah FA sudah booking hotel di Surabaya. Mereka sudah bayar hotel di Surabaya, penerbangannya sudah fix, sehingga kita tidak mungkin memobilisasi mereka dari Surabaya ke Pamekasan,” jelasnya.

Turnamen SCC 2018 akan diikuti 4 tim yaitu, Madura United, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, dan Kedah FA Malaysia. ” Kami tetap optimis,” pungkas mantan Manajer Persebaya Surabaya itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.