Polisi menunjukkan luka gorok di leher korban saat olah TKP, Rabu (27/12/2017) malam. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seorang tokoh masyarakat di Desa Nagesareh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas berlumuran darah dengan luka gorok di leher akibat senjata tajam.

Tewasnya korban bernama Idris (64), itu menggemparkan keluarga dan warga sekitar. Sebab, korban ditemukan tewas dengan luka bekas penganiayaan setelah dibunuh oleh orang tak dikenal.

Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, melalui Kasat Reskrim AKP Hery Kusnanto, mengatakan peristiwa pembunuhan terjadi pada Rabu (27/12/2017) malam pukul 21.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan tewas oleh istrinya, Mutiah (50) dan anaknya, Abd Kholik (35) di teras depan rumahnya.

“Korban meninggal tergeletak di teras dengan kondisi bersimbah darah dan luka gorok di leher,” kata Hery, Kamis (28/12/2017).

Dikatakannya, sebelum peristiwa itu terjadi korban tengah menerima dua orang tamu yang tidak dikenal di rumahnya di Desa Nagesareh pada pukul 19.00 WIB.

Berselang waktu sekitar tiga jam, korban ditemukan tewas penuh luka. Belum diketahui pasti motif pembunuhan tersebut. Polisi masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan pihak keluarga.

“Masih kita selidiki dan akan mengejar pelaku,” tuturnya.

Kini korban sudah dimakamkan di tempat pemakamam keluarga di Dusun Temor Songai, Kecamatan Banyuates.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.