Penderita DBD di Sumenep Menurun Drastis

Sumenep, (Media Madura) – Jumlah penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur tahun ini mengalami penurunan drastis, yakni hanya 215 orang.

Dari 215 penderita tersebut, dua diantaranya dilaporkan tidak berhasil diselamatkan setelah sempat menjalani perawatan medis.

“Jadi, dua penderita DBD meninggal dunia,” terang Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, A Fathoni.

Menurutnya penderita DBD selama 2017 menurun drastis dibangdingkan tahun 2016 lalu, karena mencapai sekitar 1.200 penderita.

Sedangkab pada tahun 2015, penderita DBD di kabupaten yang memiliki banyak pulau tersebut mencapai puluhan ribu orang.

“Sehingga apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini jumlah penderita DBD sangat kecil,” ucapnya.

Fathoni menerangkan, pihaknya terus melakukan antisipasi banyaknya penderita DBD, baik berupa sosialisasi pentingnya menjada kesehatan, juga menyiapkan mesin fogging di tiap-tiap Puskesmas.

“Apabila ada penderita DBD, petugas puskesmas akan langsung melakukan pengasapan. Masyarakat tidak lagi perlu minta pengasapan kepada dinas kesehatan, tapi cukup memberi tau ke puskesmas masing-masing. Karena setiap puskesmas sudah disiapkan mesim fogging semua,” jelasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.