Wardatus Syarifah, ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Pamekasan.

Pamekasan, (Media Madura) – Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur memastikan rekomendasi mengusung pasangan Kholifah (KH Kholilurrahman-Fathorrahman) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Pamekasan, Wardatus Syarifah kepada sejumlah wartawan menyatakan, rekomendasi itu sudah turun sejak hari Selasa (12/12/2017) di Kantor DPP NasDem Jakarta yang diterima langsung oleh Ketua DPD NasDem Pamekasan, H Abdullah Ibrohim.

“Sesuai dengan pernyataan sekjend DPD NasDem rekom itu sesuai dengan yang menyebar,” katanya, Rabu (13/12/2017).

Ditambahkan oleh wanita berkacamata itu, dalam SK itu menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupti 2018-2023 KH Kholilurrahman yang disandingkan dengan Fathorrahman (Kholifah).

“Rekom itu ke Kiai Kholil dan Pak Fathorrahman, kami siap menjalankan perintah DPP itu,” tambah Wardah.

Pilihan partainya bersama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati 2018-2023 sudah berdasarkan hasil penjaringan dan penyaringan sesuai mekanisme insternal partai NasDem dan menyetujui DR KH Kholilurrahman dan Fathorrahman.

“Sementara Nasdem bersama PPP, tapi ada kemungkinan ada lagi yang sama-sama menginginkan Kiai Kholil jadi Bupati,” tutur Wardah.

Partai NasDem memiliki empat kursi di DPRD Pamekasan berdasarkan hasil Pemilu 2014 lalu. Dengan bergabungnya partai NasDem sebagai pengusung pasangan Kholifah, maka jumlah dukungan partai parlemen DPRD Pamekasan, menjadi 13 kursi. Sebab, fraksi PPP di DPRD Pamekasan memiliki sembilan kursi.

Dengan begitu partai yang dipimpin Surya Paloh itu merupakan partai ketua setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang telah menyatakan dukungannya kepada mantan bupati periode 2009-2014 itu.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.