Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, A. Fathoni

Sumenep, (Media Madura) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyatakan, satu orang asal Kecamatan Kalianget positif terjangkit penyakit difteri.

“Ada 4 orang di Sumenep yang suspek penyakit difteri, tapi satu orang yang positif, tiga lainnya negatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, A. Fathoni, Senin (11/12/2017).

Walau cuma satu orang yang dinyatakan positif, difteri tetap masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) yang harus dicegah dan diwaspadai. 

Kata Fathoni, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah tersebut diantanya dengan cara sosialisasi dan imunisasi. Sebab, penyakit itu mudah menular terhadap orang lain.

“Untuk korban yang di Sumenep masih beruntung, dia yang masih anak-anak berhasil diselamatkan. Ia sudah sembuh,” terangnya.

Fathoni menerangkan, untuk proses penyembuhan penyakit yang disebabkan faktor tingginya transportasi tersebut, pasien harus segera dibawa ke puskesmas terdekat, di tiap-tiap puskesmas telah tersedia obat dengan lengkap.

“Tanda-tanda penyakit difteri diantaranya adalah panas tinggi dan gangguan pernafasan,” tandasnya.

Masih kata Fathoni, selama 2017, dari empat kabupaten di Madura, sejauh ini hanya satu daerah yang belum ada korban difteri, yakni Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.