Bupati Sampang Fadhilah Budiono menabur bunga di makam leluhur Ratu Ibu di Jalan Mangkubumi Kelurahan Polagan Kota Sampang, Kamis (30/11/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang Fadhilah Budiono berziarah ke makam leluhur di Jalan Mangkubumi Kelurahan Polagan Kota Sampang, Kamis (30/11/2017) pagi pukul 09.00 WIB.

Ziarah yang dilakukan orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sampang itu dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sampang ke-394.

Kegiatan ziarah ini diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama di makam leluhur yang dipimpin langsung oleh Habib Ahmad Husein.

Selanjutnya, Fadhilah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Puthut Budi Santoso bersama Forkopimda melakukan tabur bunga di atas makam Bupati Sampang pertama periode 1950-1952 RT. Moh Iksan, dan makam Ratu Ibu.

Bupati Sampang Fadhilah Budiono menabur bunga di makam leluhur Ratu Ibu di Jalan Mangkubumi Kelurahan Polagan Kota Sampang, Kamis (30/11/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Dikatakan Bupati Sampang Fadhilah Budiono, ziarah ke makam ini merupakan tradisi tiap tahun memperingati hari jadi Kabupaten Sampang. Sebab, ziarah terhadap makam sesepuh dan tokoh agama sangat perlu dilakukan. Hal itu untuk mengingatkan kembali akan jasa-jasa yang sudah banyak diperbuat mereka terhadap kemajuan di Kabupaten Sampang.

“Ziarah ini dilakukan agar masyarakat tidak melupakan jasa para leluhurnya, kita ini sebagai generasi penerus masih punya leluhur yang harus didatangi untuk berziarah bersama-sama,” kata Fadhilah, Kamis (30/11/2017).

Fadhilah didampingi Sekda Sampang Puthut Budi Santoso, menyatakan pihaknya akan terus melestarikan cagar budaya demi mendorong pariwisata religi untuk Kabupaten Sampang. Apalagi, nantinya Sampang dijadikan koordinator untuk pengembangan budaya dan pariwisata di Pulau Madura. Hal ini juga atas keinginan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ini sekaligus upaya pemerintah daerah dalam mengenalkan dan melestarikan budaga religi bagi generasi penerus, mudah-mudahan juga tahun depan anggaran pemeliharan akan ditingkatkan karena selama ini dananya kecil hanya ratusan juga itupun untuk beberapa situs budaya, termasuk nanti juru kunci makam leluhur mendapat honor triwulan dari pemerintah,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.