Selasa, Oktober 4, 2022

Upaya Menjauhkan Pemuda Pamekasan dari Narkoba Terus Dilakukan

Must read

- Advertisement -

Pamekasan, (Media Madura) – Guna menjauhkan pemuda Pamekasan dari penyalah gunaan Narkoba sejumlah cara dilakukan, baik oleh pemerintah daerah, aparat penegak hukum. Salah satu yang paling sering dilakukan adalah menggelar sosialisasi ke sekolah dan menggelar seminar.

Seperti seminar dan talkshow yang digelar di Ball Room Hotel FrontOne dengan tema pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ( P4GN) dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda Yang Berakhlak Terpelajar Berprestasi dan Berkrakter Tanpa Narkoba”

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, seperti Wakil Bupati Pamekasan Khalil Ashari, Kepala perwakilan Bapas Kab Pamekasan Rizal, Dokter Lapas Kelas II A Pamekasan dr. Kristianto, Satgas P4GN Lapas Kelas II A Pamekasan dr. Feri, Kepala Imigrasi Pamekasan Usman, Para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0826/Pamekasan serta sejumlah anggota kepolisian dari Polres setempat.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari menuturkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terus bersama-sama mensosialisasikan tentang bahaya Narkoba termasuk dengan digelarnya acara tersebut.

Dikatakan, dalam rangka memerangi peredaran Narkoba di wilayahnya itu, pihaknya telah mengusulkan terbentuk BNK Pamekasan.

“Saya juga menghimbau kepada Bapak/Ibu yang hadir di ruangan ini, agar anak-anak kita jangan sampai terjerumus untuk memakai narkoba kareba akan berbahaya bagi generasi kita yang akan datang,” harapnya. “Saya minta dan berharap untuk kota Pamekasan benar-benar bersih dari penyalahgunaan Narkoba apalagi masih ada yang mengkomsumsi narkoba,” sambungnya.

Sementara itu, Pasi Ops Kodim 0826 Kapten Inf Joelian dalam sambutannya juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia saat ini sudah darurat Narkoba.

“Narkoba merupakan Ancaman bagi bangsa kita yang akan merusak generasi muda yang akan datang dan kita wajib memberi arahan kepada anak-anak kita agar tidak terjerumus untuk memakai narkoba,” urainya.

Hal senada juga dipaparkan oleh dokter lapas Kelas II A Pamekasan
dr Kristianto, dalam uraiannya ia menyebutkan bahwa stimulan adalah obat-obatan yang menaikkan tingkat kewaspadaan di dalam rentang waktu singkat. Stimulan biasanya menaikkan efek samping dengan menaikkan efektivitas, dan berbagai jenis yang lebih hebat seringkali disalahgunakan menjadi obat yang ilegal atau dipakai tanpa resep dokter.

“Yang termasuk Stimulan adalah inek, ganja, sabu sabu dan di Indosesia banyak kelebihan dosis karena pencampuran yang sangat berlebihan sehingga menimbulkan kematian yang sia-sia,” urainya.

Selaku dokter, kata dia, pihaknya menghimbau agar penyalahgunaan narkoba dan pemakaian narkoba dihindari agar tidak ketergantungan dan merusak otak.

Rilis

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article