Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Ajib Abdullah

Pamekasan, (Media Madura) – Rencana pengembangan pelabuhan rakyat di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur gagal digelar tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Ajib Abdullah mengatakan, pembatalan rencana itu dilakukan karena dalam pengembangan pelabuhan tersebut membutuhkan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

“Saat ini masih melakukan kajian yang hasilnya akan jadi acuan dokumen Amdal. Setelah itu baru kami mulai lakukan pengembangan,” katanya, Senin (27/11/2017).

Mantan Kadishutbun Pamekasan itu juga mengaku dalam melakukan pembangunan di sekitar tambatan perahu itu tidak mudah, karena ada banyak tanaman yang dilindungi dengan aturan yaitu pohon mangrove, sehingga harus butuh kajian yang akurat.

“Untuk melakukan pengembangan kami harus ekstra hati-hati, biar tidak sampai bertentangan dengan aturan lainnya,” tambah Ajib.

Sepanjang keberadaan pelabuhan rakyat yang melayani rute Pamekasan-Probolinggo itu sudah dua kali dibangun. Pertama, di tahun 2013 pembangunan tambatan perahu sepanjang 30 meter. Dan, dilanjutkan pada tahun 2015, dengan membanguan tambatan sepanjang 70 meter.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.