Wisata Goa Pote Bukit Jaddih Bangkalan

Bangkalan (Media Madura) – Destinasi wisata kolam renang Goa Pote di Bukit Jaddih Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mulai kesohor di masyarakat, khususnya bagi para traveller.

Bagi wisatawan lokal mungkin tidak sulit menyambangi tempat wisata tersebut, namun bagi pecinta wisata alam dari luar daerah butuh tahu sejumlah jalur beserta tantangan yang harus dihadapi.

Dari itu, kami telah merangkum tiga jalur yang bisa ditempuh. Pertama, jalan Dusun Klobungan. Klobungan masuk wilayah Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Jalan ini adalah jalur utama menuju lokasi wisata Kolam Renang Goa Pote di Bukit Jaddih, namun sepanjang jalan ini rusak parah.

Jalur ini dekat terminal bus Bangkalan, 800 meter ke arah Pelabuhan Kamal, lalu belok kiri di pertigaan pertama. Hamparan sawah di kanan-kiri jalan, serta banyak pohon asam rindang.

Lalu, 100 meter setelah pertigaan, ada kubangan besar penuh air. Ada banyak kubangan lebih kecil setelahnya. Ada juga jengglong bekas pembongkaran tanggul jalan atau lazim disebut ‘polisi tidur’. Kubangan juga dijumpai dekat bakso dimas.

Dulu, kerusakan terparah di perbatasan Desa Bilaporah dan Jaddih. saat hujan, jalanan layaknya jalur offroad. namun kini sudah diaspal, warga gotong royong dan patungan buat perbaiki jalan: mengaspal hingga bikin drainase.

Selain jalur Klobungan, ada dua jalur alternatif menuju lokasi wisata Bukit Jaddih. Bila dari arah Kabupaten Sampang, jalur terdekat lewat embong miring Kecamatan Burneh. Sekitar 500 meter setelah lampu merah Tangkel. Belok kiri depan masjid.

Lurus terus ikuti jalan besar, sekitar 4 kilometer ada pertigaan Pasar Parseh, belok kanan. Lurus lagi. Sekitar 1 kilo akan menjumpai plang ke Goa Pote di kanan jalan. Jalan di jalur ini lumayan mulus tapi banyak tanggul jalan.

Sementara jika anda dari Surabaya, jalur tercepat ke lokasi wisata Goa Pote lewat jalur Desa Sendeng. Keluar dari tol suramadu, belok kiri sebelum lampu merah pertama. Hanya ada satu jalur dan sudah diaspal.

Setelah mentok, belok kiri. Jalan Sendeng mulus, tapi rusak parah di Desa Sanggra agung. Jalur ini juga tembus ke pertigaan pasar Parseh. Kemudian belok kanan.

Melaju pelan saja, sekitar 800 meter ada plang ke  Goa Pote dekat pemakanan. Kemudian belok kanan.

Dari ketiga jalur ke wisata Goa Pote, Jalur paling rawan begal yaitu Sendeng dan Burneh. Sasaran utama begal pengendara motor sendirian. Begal kadang beraksi siang tapi lebih sering malam hari.

Ciri begal umumnya seperti anak alay. Satu sepeda bonceng tiga. Dua diantaranya jadi eksekutor, diawali menendang sepeda korban dan mengancam korban dengan celurit. Bila melawan dilukai.

Jalur yang sejauh ini paling aman, walau malam hari yaitu jalur Klobungan. Hanya memang jika dari Surabaya atau Sampang jarak tempuh lebih jauh karena harus memutar dulu ke kota Bangkalan.

Jika ingin ke kolam Goa Pote, tapi tersesat. Disarankan jangan bertanya ke sembarang orang. Tipsnya, bertanyalah pada pedagang di toko, pura-pura beli rokok atau minuman. Pedagang akan menunjukkan ke jalan yang benar.

Penulis: Mukmin Faisal
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.